Video-klip dari band crossover hardcore-punk favorit kami asal Jakarta Timur, Nervous Breakdown. Dari teknik editing-video banyak mengingatkan kami akan video-video dari band era 80-an awal (pre-MTV). Coba cek deh, keren!…
NERVOUS BREAKDOWN – 1999 (video)
•December 25, 2009 • Leave a CommentSERIGALA JAHANAM – Serigala Jahanam (live!)
•December 25, 2009 • Leave a CommentSerigala Jahanam jadi band parodi 80’s heavy-metal. Mereka mau jadi sekeren dan se-cool Power Metal (band Indonesia), Spinal Tap dan Twisted Sister! ![]()
“Pentas Musik Alternatif #2” @ Ngeumong café & library, Jatinangor. Sabtu, 12 Desember 2009
•December 22, 2009 • 4 Comments
“Pentas Musik Alternatif” gig (yang rencananya mau digelar secara reguler) dari Wasted Rockers kini sudah mencapai edisinya yang ke dua. Kali ini mengambil tempat di Jatinangor; kota mahasiswa di kabupaten Sumedang (ket: edisi pertama mengambil tempat di kota Bandung), dengan venue bernama Ngeumong café & library. Di edisi nya yang kedua ini, menampilkan lima band, yakni: Nic Fit, A Stone A, Somnyfera, Negasi & Schizophones. Sayangnya Nic Fit batal tampil karena sang vokalis mendadak jatuh sakit di hari H! Toh tak mengapa, the show must go on…
Band pertama yang tampil adalah Schizophones. Band ini setiap kali berlatih serius pasti ketika live selalu tampil prima! Ya, Schizophones tampil menjadi lebih funky, bluesy & psychedelic-rock musiknya. Lebih banyak jamming dan improvisasi. Sektor musik lebih banyak mendapat porsi dibandingkan vokal untuk penampilannya kali ini.
Band kedua, Negasi, tampil dengan semua personil memakai outfit hitam. Ya, band dengan biduan wanita yang banyak terpengaruh oleh gerakan post-punk / anarcho-punk era 80-an ini tampil cukup berenerji. Sayang, drummer mereka tampil kurang fokus ![]()

Band selanjutnya, A Stone A! Mereka tampil kali ini dengan perubahan formasi band: kini Akbar (vokal) bermain drums, Amenk (bass) menjadi vodkalist, dan Ewing (drummer) menjadi gitaris! Sementara Deni (satu-satunya member yang benar-benar ber-skill, menurut kami. Hehe…) tetap pada posisi lead-guitar. Wow, band ini memang berisi personil-personil yang bermulti-talenta
Setelah itu meluncurlah tembang-tembang hits mereka seperti: “Agoez Zoerig”, “Untitled”, dan beberapa buah komposisi noise-jam.
Band terakhir, adalah Somnyfera. Band ini adalah proyekkan beberapa member dari Neowax dan S0rra. Meski sudah mendengarkan demo mereka, tapi kali ini mereka banyak memainkan lagu-lagu baru. Sound mereka seperti mixture dari: US indie-rock, space-rock, grunge & 90’s shoegazing… Nice! Mereka sekarang dalam tahap rekaman dan sedang mencari label rekaman untuk merilisnya. Can’t wait dudes… Oke, sampai jumpa di “Pentas Musik Alternatif #3” yang akan mengambil tempat di Jakarta!…
Reportase oleh: Dede
Foto oleh: Ricky Arnold
JAKARTA NOISE FEST #2 (E-poster)
•December 20, 2009 • Leave a Comment
* Special-guest: DJ URINE, experimental / turntablism / electro-core from Paris, France (www.myspace.com/cropscirclz)
* Very-limited JNF tees also sold here. So, bring your extra-cash!
LEDAKAN URBANISASI – Buronan Mertua (double-album) soon to be release in 2010!!!…
•December 20, 2009 • Leave a Comment
Ledakan Urbanisasi, adalah (salah satu) proyek solo dari Dede, yang memainkan musik anti-folk, rencananya di tahun 2010 nanti akan merilis album perdananya. Album yang rencananya akan diberi titel Buronan Mertua ini akan dirilis dalam format digital album, agar bisa dinikmati secara gratis oleh semua orang.
Album Buronan Mertua bakal berformat double-album; CD1 berisi lagu-lagu baru, sementara CD2 adalah kumpulan solo-demo Dede dari tahun 2005-2008. Di album ini Dede tidak sendiri, karena untuk urusan musik dan produksi album juga dibantu oleh beberapa teman. Sampai berita ini diturunkan, pengerjaan album sudah 70% fix. Materi-materi lagu sudah dikerjakan sejak awal 2008.
Beragam genre-musik dimainkan di album ini, mulai dari: indie-folk, ballad, lo-fi, anti-folk, country, blues, gospel, rockabilly, surf-rock, oldies, reggae, Chinese folk, world-music, dangdut, bahkan sampai ke eksperimental! Meskipun begitu, kesemua materinya tetap ber-basic pada folk/acoustic music. “Sampe saat ini, Ledakan Urbanisasi adalah proyek solo gw yang paling ambisius (musically)…” begitu tutur Dede.
Jadi, tunggu saja sampai album Buronan Mertua dari Ledakan Urbanisasi dirilis di tahun 2010! Godspeed…
Rundown acara JAKARTA NOISE FEST #2
•December 17, 2009 • Leave a CommentDurasi show: 18:00 WIB – 23:00 WIB
06.30 WIB – 06.50 WIB SHOAH
06.50 WIB – 07.00 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
07.00 WIB – 07.20 WIB SARIN
07.20 WIB – 07.30 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
07.30 WIB – 07.50 WIB A FINE TUNING CREATION
07.50 WIB – 08.00 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
08.00 WIB – 08.20 WIB IBLIS KOTOR
08.20 WIB – 08.30 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
08.30 WIB – 08.50 WIB KISHY
08.50 WIB – 09.00 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
09.00 WIB – 09.20 WIB SAJAMA CUT & ABORT
09.20 WIB – 09.30 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
09.30 WIB – 09.50 WIB SABEDARAH
09.50 WIB – 10.00 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
10.00 WIB – 10.20 WIB SUNGSANG LEBAM TELAK
10.20 WIB – 10.30 WIB penampil selanjutnya menyiapkan set
10.30 WIB – 10.50 WIB DJ URINE
- Selesai –
* Jadi, jangan sampai melewatkan penampilan dari band favorit kalian! Tonton show-nya sedari awal!…
Minggu, 27 Desember 2009
Pukul 18:00WIB – selesai
Rossi Musik
Jl. RS. Fatmawati No. 30
Jakarta-Selatan
HTM: Rp.20.000,- (beer / softdrink included)
RAJASINGA – Nevergrind EP (free-download!!!)
•December 17, 2009 • Leave a Comment
Setelah merilis album perdana Pandora di tahun 2007 kemarin yang berhasil menarik perhatian para penikmat heavy-music di Indonesia, kini Rajasinga (www.myspace.com/grindcoresinga), kwartet metalhead pemuja ganja asal Bandung ini, di akhir tahun 2009 merilis sebuah EP baru yang berjudul Nevergrind (plesetan dari album Nevermind milik Nirvana).
Nevergrind EP dirilis secara gratis dalam format CD dengan jumlah yang sangat terbatas. Dibagikan hanya di setiap live-show mereka. EP ini merupakan pemanasan untuk full-length kedua mereka yang bertitel Rajagnaruk (ket: kalau dibaca terbalik, jadinya “Kurangajar”
). Album kedua mereka tersebut rencananya akan dirilis pada bulan Maret 2010.
Di EP ini musik dari Rajasinga lebih crossover. Mulai bergerak ke arah death-grind, seperti band-band macam: Burnt By The Sun, Luddite Clone, Forgotten (Bdg), dll. Berbeda dengan album pertama mereka yang masih kental pengaruh musik stoner-grind a la Soilent Green & Bongzilla. Materi-materi di Nevergrind direkam secara live. Jadinya kalian bisa merasakan secara lebih agresifitas musik mereka. Artwok album yang dikerjakan oleh Blossomdec4y ini juga merupakan mash-up dari artwork album Nevermind milik Nirvana.
Karena sekarang EP dengan wujud fisiknya sudah habis, maka Wasted Rockers mendapat izin dari Rajasinga untuk men-share file EP tersebut, agar bisa dinikmati oleh lebih banyak orang lagi, khususnya untuk pembaca setia Wasted Rockers. Jadi, unduh EP ini dan tonton live mereka yang intens dan eksplosif!…
Rajasinga – Nevergrind EP tracklisting:
01. Permandulisme
02. Kokang Batang
03. Dilarang Berbisa
04. Soundtrack Balap
Kompilasi Komik AREA 031
•December 15, 2009 • 1 Comment
Kompilasi Komik AREA 031 | komik | cetak | A4 | 180-an halaman | September 2009 (cetakan pertama) | Rp ?
Komik lokal Indonesia memang sempat mengalami masa jayanya di era 70-an sampai 80-an, menjadi tuan rumah di negri sendiri. Setelah itu di era 90-an kolaps setelah tergusur oleh invasi komik-komik Amerika dan Jepang (karena Marvel, DC & Manga saat itu mengalami puncaknya di era 90-an). Semenjak itu, scene komik lokal lebih bergerak di jalur underground / independen. Bahkan di era 2000-an awal, pergerakan mereka menjadi lebih militan, dengan banyaknya bermunculan komik-komik fotokopian dengan tema cerita dan teknik gambar yang lebih ke arah seni-kontemporer, dengan contoh-contoh seperti: Revolt (newsletter & kompilasi komik indie lokal dari Jakarta), kompilasi komik Daging Tumbuh dari Yogyakarta, dan masih banyak lagi yang tak terdeteksi oleh radar kami. Dan rata-rata komik-komik tersebut hanya bisa kita temui di acara-acara pameran komik dan jalur distribusinya pun masih secara hand-to-hand.
Sepuluh tahun lebih berlalu, kini banyak para komikus-komikus indie lokal yang sudah mengemas karyanya lebih “profesional” dengan cara mencetaknya. Di tahun 2009 ini, arek-arek Suroboyo pun tidak mau kalah, dengan ikut berkontribusi untuk perkembangan komik Indonesia dengan menerbitkan buku “Kompilasi Komik AREA 031”, sebuah buku kompilasi yang berisi komik-komik karya komikus indie muda asal Surabaya yang tergabung di komunitas Ruang109. Selain itu, buku ini juga berisi karya-karya komikus indie muda dari: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Malang & Jember. Total ada 26 komikus yang menyumbang karyanya di buku kompilasi ini.
Sesuai dengan judul kompilasi komik ini “AREA 031” (ket: kode wilayah telfon kota Surabaya), tema-tema cerita & gambar di kompilasi komik ini sangat lokal Surabaya sekali! Segalanya ada di sini, mulai dari: komik-strip, artwork, komik seni, dll. Favorit saya: “ “ karya Toro Imar, Muter-muter Surabaya karya Commonman & Jancokk karya Xgo. Dari teknik gambar sudah ‘Indonesia sekali’ hanya ada beberapa yang masih terpengaruh gaya menggambar dari komik Amerika dan Jepang. Kalau kalian ingin tahu geliat indie comic scene di Surabaya saat ini, saya sarankan untuk mendapatkan Kompilasi Komik AREA 031. – Dede
(Pemesanan melalui: 085645438964 / Tinta | E-mail: anithasilvia@gmail.com)
WAVE #6
•December 15, 2009 • 3 Comments
Berdekatan dengan usianya yang memasuki 2 tahun, WAVE merilis edisi ke 6. Di edisi dengan cover Monohouse Music ini, WAVE masih menyajikan informasi dan edukasi musik yang pastinya penting untuk dibaca kalian semua. Ada berita, profil musisi Medan, opini & artikel, ulasan album juga ada galeri foto
Profil musisi Medan diisi oleh DJ-DJ yang menamakan dirinya Monohouse Music, band grindcore legendaris Zorboothus, band pop-punk yang keren DOSN, dan band post-hardcore Cereal for Suicide yang patut diwaspadai.
Untuk Opini & Artikel, masih ada 8 Medan Music Landmarks yang melanjutkan edisi sebelumnya. Juga, panduan untuk ngobrol asik di depan publik, bahasan tentang scene Manchester dan label Sub Pop.
Di rubrik ulasan album, kami mengulas The S.I.G.I.T., Monsters of Folk, Charvaka, Navicula dan lain-lain.
Galeri foto kali ini juga menampilkan, White Shoes and the Couples Company dan Mocca ketika bertandang ke Medan dan juga aksi dari beberapa gigs di kota Medan. Seperti biasa, nikmati sajian kami dengan mengunduhnya secara gratis!
Log-on to: www.facebook.com/wavezine untuk informasi yang lebih lanjut, juga jangan lupa follow Twitter kami www.twitter.com/wavezine
(PDF version):
www.4shared.com/file/168594757/2fde045/wave6.html
* Text & image: adv



Recent Comments