RRRec Fest In The Valley (final teaser)

•30/10/2014 • Leave a Comment

Besok! Untuk info lebih lanjut dari event ini cek akun Twitter dari @rrrec_fest  & @ruangrupa.

SOLOENSIS – Youth (music video, 2014)

•30/10/2014 • Leave a Comment

Sentimen Budaya Punk: Komunitas Taring Babi (movie, 2014)

•29/10/2014 • Leave a Comment

Sentimen Budaya Punk, sebuah film dokumenter mengenai Taring Babi, sebuah komunitas/kolektif/squat punk lokal legendaris yang terletak di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Film ini dibuat oleh Economica FE UI yang bekerja sama dengan Perfilman Fakultas Ekonomi (Perfek) UI.

Narasumber:
Muhammad Fakhran – Mahasiswa Pascasarjana FIB UI / Anak Punk
Fathun Karib – Vokalis Cryptical Death / Dosen UIN

Directors: Adelia Izza, Ivan Indrawan
Co-Director: Riyan Hidayat Ali
Editor: Gentiga M. Zairin
Cameraman: Annisa Maghfira, Gerasimos Widi, Herjuno Bagus
Researcher Team: Ragil Caitra Larasati, Bayu Tegar Perkasa, Bastian Sirait, Nabila Ismail
Original Concept: Lukman Edwindra

Coming-soon: Jakarta Urban Market 2014

•29/10/2014 • Leave a Comment

Jkt Urban Market 2014

* click image to enlarge

JAKARTA – Event Jakarta Urban Market, akan digelar pada tanggal 28-30 November 2014, di Grand Indonesia Shopping Mall Exhibition Hall lt. 5.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini akan diramaikan oleh lebih dari 50 tenant fesyen dan F&B yang digemari oleh anak muda urban serta penampilan musik oleh band-band indie favorit anak muda.

Dalam acara ini akan ada pula kompetisi food photography dan kompetisi makan dengan hadiah berupa voucher makan dari Zomato.

Kurang lebih akan ada 30.000 pengunjung dari siswa SMA dan mahasiswa hingga para penggemar fashion dan sosialita muda Jakarta bakal hadir dalam acara Jakarta Urban Market.

Jakarta Urban Market juga bersamaan dengan acara Late Night Shopping yang diselenggarakan oleh Grand Indonesia Shopping Mall sendiri pada tanggal 28-29 November.

Berdendang Bersama SISITIPSI

•28/10/2014 • Leave a Comment

sisitipsi asik

Baru saja menemukan band baru yang keren bernama Sisitipsi. Siapakah mereka?

Sisitipsi terbentuk pada Maret 2014 di Jakarta. Band ini dimotori oleh enam orang mahasiswa jurusan Musik di IKJ. Nama “Sisitipsi” diambil dari sebuah coretan di dinding kampus yang berisi sindiran kepada birokrasi karena terlalu banyak memasang kamera CCTV.

Band dengan personil enam orang ini memainkan gaya dasar rock n roll klasik yang dipadukan dengan berbagai influens macam: rockabilly, tex-mex, swing, lounge dan exotica. Untuk lirik pun Sisitipsi menggunakan Bahasa Indonesia yang cukup asyik.

Kami rekomendasikan penuh band ini! Coba cek lagunya di bawah.

#BlackBook: Indonesian Hiphop Documentary [1993 - 2012] (movie, 2012)

•26/10/2014 • Leave a Comment

#BlackBook: Indonesian Hiphop Documentary, film dokumenter scene hip-hop di Indonesia periode tahun 1993 hingga 2012. Wajib tonton!!…

Dipersembahkan oleh HipHopIndo.net & Cineprime Pictures. Lihat berurutan dari atas ke bawah (episode 1 hingga episode 10).

 

Reuni SHARKMOVE Pada Tahun 2014

•24/10/2014 • Leave a Comment

Shark Move

Dalam rangka menyambut penampilan live reuni dari legenda prog-rock / psychedelic-rock Indonesia, Shark Move, di acara Fuzz Wave Fest. Kami akan sedikit menulis mengenai band asal Bandung tersebut.

Shark Move dikenal akan sebagai salah satu pionir dari progressive-rock di Indonesia. Layaknya band-band legendaris yang biasanya berumur pendek; band asal Bandung ini hanya berumur satu tahun serta merilis satu buah album studio.

1401440552

Satu-satunya album studio yang dirilis oleh Shark Move adalah Ghede Chokra’s  (1971). Album ini adalah salah satu pencapian penting sejarah rock di Indonesia. Ketika mayoritas band lokal saat itu memainkan gaya pop / rock & roll 60s British Invasion (yang tentu dicampur dengan gaya Melayu), Shark Move malah merambah wilayah progresif.

Band ini didirikan pada tahun 1970 di Bandung oleh:  Benny Soebardja (lead guitar / lead vokal), Soman Loebis (keyboardist / vokal), Yanto Diablo (bassist/vokal) dan [almarhum] Sammy Zakaria (drums / vokal), dengan kiblat band-band seperti: King Crimson, Gentle Giant dan Emerson Lake & Palmer.

Patut dicatat bahwa album Ghede Chokra’s ini dirilis secara self-released / independen dengan nama Shark Move Records. Di beberapa wawancara pun Benny Soebardja juga mengklaim bahwa album tersebut merupakan album indie lokal yang pertama.

“Saat itu sangat menyedihkan, kebanyakan band didikte oleh para produser dan mayoritas musik juga merupakan jenis yang mellow, jadi saya menolak untuk menjadi bagian dari major label, dan kami berani mengklaim bahwa Sharkmove juga merupakan pionir dari gerakan indie-label di Indonesia, yang saat itu belum ada yang melakukannya,” ungkap Benny kepada Psychedelic Baby.

Setelah merilis Ghede Chokra’s, Shark Move tampil di banyak wilayah seperti: Jakarta, Bandung, Palembang, dan lain-lain. Namun pada akhir 1970 Soman Loebis meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Jakarta. Setelah kejadian tragis ini, Benny memutuskan untuk membubarkan Shark Move.

=====================================================================================

Fakta-fakta pra & pasca Shark Move:

* Sebelum membentuk Shark Move, Benny Soebardja [sebagai gitaris] dan Soman Loebis tergabung di band rock n roll / garage / pop bernama The Peels yang didirikan pada tahun 1966. Band ini sempat mengeluarkan beberapa buah rilisan: The Peels By Public Demand in Singapore (Gamada Records, 1967), Selamat Tinggal Singapura EP (Gamada Records, 1968), Bandong Indonesia 7″ (Camel Records, tahun?), The Peels At Hotel Singapore (Gamada Records, tahun?) dan At Panggong Negara (Gamada Records, tahun?)

* Nama “Shark Move” diberikan oleh pihak majalah Aktuil.

* Artwork album Ghede Chokra’s dibuat oleh Choqie, anggota dari tim kreatif di majalah Aktuil.

* Enam bulan pasca bubarnya Shark Move, Benny mendirikan band baru yang juga mengusung musik rock progresif bernama Giant Step (yang mungkin namanya diambil dari judul albumnya John Coltrane - red). Band ini mengalami beberapa kali pergantian personil. Beberapa bintang rock yang lahir dari band ini adalah Deddy Stanzah (bass) dan Deddy Dorress (keyboard).

* Dalam kurun waktu 10 tahun eksistensinya (1975-1985), Giant Step sudah merilis tujuh buah album studio.

=====================================================================================

Pentingnya album Ghede Chokra’s membuat beberapa label asing merilis ulangnya hingga beberapa kali (2006 & 2007). Yang terakhir (2014) adalah Rockpod Records asal Indonesia.

** Dilansir dari berbagai sumber.

This slideshow requires JavaScript.

Stream secara full, album Ghede Chokra’s (1971) di bawah ini:

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 127 other followers