Wasted Rockers playlist (12 / 8 / 2018)

•12/08/2018 • Leave a Comment

Album ini baru berulang tahun ke-20 nih.

Burning WitchCrippled Lucifer (1998)

MURPHY RADIO – Gracias (single, 2018)

•12/08/2018 • Leave a Comment

“Gracias”, single dari Murphy Radio (Samarinda) untuk album penuh debut mereka yang akan dirilis dalam waktu dekat. Dashyat.

Wasted Rockers playlist (9 / 8 / 2018)

•09/08/2018 • Leave a Comment

ConvergeBeautiful Ruin EP (2018)

BELANTARA – Communion (2018)

•09/08/2018 • Leave a Comment

Belantara – Communion (Lawless Jakarta Records, 2018)

Jujur, Belantara cukup membuat saya terkejut. Karena ketika mendengarkan demo pertama mereka pada tahun 2014 kemarin, musiknya masih terdengar sedikit generik seperti band-band stoner/sludge lokal pada umumnya yang ingin jadi Down atau Komunal. Namun ketika sudah mendengar Communion, pendapat saya terhadap mereka berubah.

Di Communion (2018) Belantara tak hanya memainkan sludge-metal, namun juga memasukkan unsur-unsur deathgrind dan groove-metal dengan sentuhan progresif ke dalam musik mereka.

Selain itu, lagu “Latar Kendali” dan “Holy River” band asal Bogor ini juga mengejutkan saya melalui eksperimentasi musik tradisional Sunda, lengkap dengan instrumen karinding, seruling dan perkusi, yang berkolaborasi dengan kelompok teater.

Untuk artwork albumnya pun Belantara menggarapnya secara apik, dengan menggunakan lukisan yang bergaya eskpresionisme.

Mungkin Communion (2018) adalah bukti dari teori kalau sebuah band kadang ada yang membutuhkan waktu agar musik mereka bisa jadi bagus.

Satu-satunya hal yang cukup mengganggu di album ini adalah sound drums-nya yang terdengar terlalu dipoles; entah itu hasil eksekusi mixing atau Belantara-nya menggunakan drums trigger.

Musik-musik stoner-metal  / sludge-metal lokal memang kini sudah memasuki tahap membosankan, karena jarang ada yang melakukan inovasi, beruntung kini telah hadir Communion dari Belantara yang membuatnya tetap segar untuk dinikmati.

Genre musik: Progressive-Sludge, Deathgrind, Sludge-Metal, Groove-Metal
Untuk penggemar: Soilent Green, Crowbar, Iron Monkey, Philip Anselmo And The Illegals.

Wasted Rockers playlist (7 / 8 / 2018)

•07/08/2018 • Leave a Comment

Fu ManchuClone Of The Universe (2018)

COTSWOLDS – Tadius (2017)

•07/08/2018 • Leave a Comment

Cotswolds – Tadius (Hema Records, 2017)

Tak bisa dipungkiri kalau dalam lima tahun terakhir di scene lokal maupun internasional, musik-musik post-punk terlihat kembali seksi; banyak anak muda yang terpikat untuk mendengarkan serta memainkannya, tak terkecuali Cotswolds.

Aman pula untuk menyebut kalau Cotswolds adalah band yang memulai gerakan post-punk revival di lokal era 2010-an, karena rilisan debut mereka, yakni Cotswolds EP rilis sejak tahun 2013.

Di album penuh debutnya ini Cotswolds mengambil sisi gelap dari post-punk, yakni dark-wave yang dingin dan muram.

Iringan vokal bariton khas post-punk, efek gitar flanger – reverb, bassline yang kokoh, serta ketukan drums yang monoton membuat Tadius secara mood dan groove asyik untuk dinikmati.

Sayang, untuk lirik sepenuhnya ditulis dalam bahasa Inggris. Bukankah ciri khas post-punk yang selama ini kita kenal adalah memiliki lirik mudah diingat, repetitif, dan selalu terngiang di kepala?

Bagaimana hal tersebut bisa diterapkan oleh band lokal jika mayoritas lirik lagu mereka berbahasa asing, sementara pendengar utama mereka jelas-jelas adalah orang Indonesia?

Untuk hal ini mungkin Cotswolds bisa sedikit menoleh ke Pelteras; sesama band post-punk yang masih satu generasi, namun sudah mampu menulis lirik Bahasa Indonesia yang bagus.

Tadius (2017) sudah bagus, tapi belum bisa menonjol dari band-band sejenis. Namun untuk artwork, desain dan kemasannya patut diacungi jempol.

Genre musik: Dark-Wave, Post-Punk
Untuk penggemar: Winter Severity Index, Soft Kill, Dream Affair, Deathday

Wasted Rockers playlist (6 / 8 / 2018)

•06/08/2018 • Leave a Comment

Tak disangka, progres dari The Body sudah sedemikian jauh. Ugh!

The Body I Have Fought Against It, But I Can’t Any Longer (2018)