THE SHOPTALKS – Demo 2017 (2017)

•21/10/2017 • Leave a Comment

Power-pop itu luas, tapi entah mengapa di lokal band-bandnya banyak mentok di sound gaya Weezer (pedal gitar fuzz & vokal harmoni ala Beach Boys) dan turunannya. Entahlah, apakah merekanya yang males ngulik atau ada hal lain..

The Shoptalks adalah band yang dibuat oleh Prabu / vokal & gitar, pasca bandnya yang terdahulu bubar, yakni Saturday Night Karaoke. Di sini Prabu dibantu oleh Athif / drums (Uncanny) dan Andresa / bass & vokal (Down The Block).

Band ini mengklaim musiknya sebagai power-pop, yang terinspirasi oleh band-band macam: The Exploding Hearts, The Nobodys, The Only Ones, dll.

Angir segar nih untuk musik dan scene power-pop di Indonesia. Btw, sound drums-nya enak banget! Padat dan rapat.

Coba dengarkan demo mereka di atas. ❤

Kontak:
Twitter
Instagram

Advertisements

Wasted Rockers playlist (20 / 10 / 2017)

•21/10/2017 • Leave a Comment

Dead Cross, band proyekan hardcore-punk dari: Mike Patton / vokal (Faith No More / Mr. Bungle / Fantomas / Tomahawk), Dave Lombardo / drums (Slayer), Justin Pearson / bass (The Locust) & Michael Crain / gitar (Retox).

Album debut Dead Cross ini diproduseri oleh Ross Robinson. Band ini juga meng-cover lagu milik Bauhaus, yakni “Bela Lugosi’s Dead“!  😮

Dead Crosss/t (2017)

Out now: HAZINE HAZE – Whatever Happened to You? EP (2017)

•19/10/2017 • Leave a Comment

Whatever Happened to You? EP (2017), rilisan kedua dari Hazine Haze. Sedikit berbeda dari rilisan pertamanya, Still Seeing Blue (2017) yang bergaya chillhop. Tapi tetap bagus. Kini lebih ke gaya electronic-music.

Kontak:
Soundcloud
Facebook

Wasted Rockers playlist (19 / 10 / 2017)

•19/10/2017 • Leave a Comment

Trumpeting Ecstasy (2017), album penuh (non kolaborasi) ketiga dari Full Of Hell. Album paling ambisius pula dari mereka. Produksi rekamannya kini lebih bersih, less noisy, namun tetap brutal.

Album ini diproduseri oleh Kurt Ballou (Converge), artwork dikerjakan oleh Mark McCoy (Charles Bronson / Holy Molar / Das Oath), lagu “Crawling Back To God” diisi vokalnya oleh Aaron Turner (ISIS / Sumac), dan remix lagu “Trumpeting Ecstasy” dikerjakan oleh Mixhell; proyek electronic-music dari Igor Cavalera (eks Sepultura). Kurang bahaya apalagi coba nih album?

Full of HellTrumpeting Ecstasy (2017)

Cek pula remix lagu “Trumpeting Ecstasy” di bawah ini.

Punk Alive (dokumenter, 2017)

•18/10/2017 • Leave a Comment

Punk Alive (2017), mini-dokumenter yang mendokumentasikan beberapa kolektif punk DIY lokal serta membahas isu: resistansi, konsistensi, hubungan sosial dengan masyarakat sekitar, gaya hidup alternatif, serta membangun budaya tandingan.

Sangat bagus. Mudah-mudahan bakal ada sekuelnya, yang lebih dalam membahas banyak lagi kantung-kantung kolektif DIY, yang saat ini sudah banyak tersebar di seluruh Nusantara.

* persembahan Satulensa Revision & Mediaart

Wasted Rockers playlist (18 / 10 / 2017)

•18/10/2017 • Leave a Comment

Ununiform (2017), album baru (ke-13) dari Tricky (eks Massive Attack). Masih bernuansakan dark and grimy trip-hop, namun telah di-upgrade dengan tambahan sound hip-hop modern seperti: trap, mumble-rap, dan lain-lain.

Album ini direkam (engineer) oleh Jay-Z. Ada juga cover-version milik Hole di sini, yakni lagu “Doll”.

Out now: WUKIR SURYADI – Potro Jaya (2017)

•17/10/2017 • Leave a Comment

Semenjak tahun 2010 Wukir Suryadi telah merilis cukup banyak rilisan EP dan maxi-single, baik itu solo maupun kolaborasi (non Senyawa). Namun ia baru hanya merilis satu album penuh saja, yakni Antara Dapur & Lingkungannya (2015).

Di akhir 2017 ini, Wukir merilis album penuh keduanya yang berjudul Potro Joyo (2017), di bawah label rekaman asal Bandung, 100.000.

Wukir di Potro Joyo (2017) memainkan gaya gabungan antara neotribal, experimental, dengan musik tradisional Jawa.

Beli albumnya melalui tautan berikut ini. Dengarkan sampel albumnya di bawah.