Wasted Rockers playlist (8 / 4 / 2021)

•08/04/2021 • Leave a Comment

Tech Level 2 Depths: 1999 – 2003 EP (2021)

Various Artists – Young Offender Compilation vol. 1 (2021)

•08/04/2021 • Leave a Comment

Various Artists – Young Offender Compilation vol. 1 CD (Young Offender Records, 2021)

“Lebih baik telat dari pada tidak sama sekali”. Young Offender adalah komunitas punk tertua di Jakarta. Berdiri sejak 30 September 1992. Komunitas ini melahirkan band-band punk / alternative gelombang pertama di Jakarta, seperti: Submission (berdiri sejak tahun 1990), Pestolaer, Wonder Gel, The Fly, Punk Tat, Chapter 69, dan lain-lain.

Mulai tahun 1996-1997 banyak komunitas punk / indie di Indonesia mulai merilis album kompilasi, baik dari skena Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, Malang, Bali, Medan, dan lain-lain. Sayangnya, saat itu Young Offender tidak merilis album kompilasi tongkrongan mereka.

Vakum sejak tahun 1998 dan terlelap hampir dua dekade, baru pada pertengahan dekade 2010-an Young Offender kembali aktif.

Pada tahun 2020 kemarin Young Offender merilis film dokumenter sejarah komunitas mereka yang berjudul “New Decade” (2020). Karena respon publik terhadap film tersebut besar, pihak Young Offender pun pada akhir 2020 langsung mengumumkan rencana album kompilasi perdana mereka.

Sayang, album ini terkesan terburu-buru dalam penggarapannya, baik dari materi lagu maupun sampul albumnya. Ada beberapa band pengisi album ini yang baru merilis single perdananya, meski statusnya adalah band lama. Lalu banyak materi band di album ini masih terbawa pengaruh dari musisi yang mereka idolakan dulu.

Bukan rahasia lagi kalau skena musik independen lokal era 90-an lebih banyak band cover-version ketimbang band yang menyanyikan lagu sendiri. Dan salah satu ‘penyakit’ band indie lokal era 90-an adalah jago ketika meng-cover lagu orang, tapi lemah ketika menulis lagu sendiri.

Tapi tentu saja album ini memiliki highlights. Materi-materi oke di album ini datang dari Zigi Zaga, Wondergel dan Jimi Jazz.

Kalau saja album ini dirilis pada perode tahun 1997 hingga 2000, tentu bakal jadi rilisan lokal esensial. Tapi kalau mengikuti standar skena lokal di tahun 2021, tentu saja album ini jauh dari kata ideal.

Tapi balik lagi ke kalimat pertama ulasan album ini, “lebih baik telat dari pada tidak sama sekali”.

Genre musik: UK 82, Britpop, Alternative-Rock
Untuk penggemar: kompilasi-kompilasi indie lokal rilisan tahun 1997 – 2000.

Wasted Rockers playlist (17 / 3 / 2021)

•17/03/2021 • Leave a Comment

Met ultah ke-30 album Goat (1991)

The Jesus LizardGoat (1991) [2009 reissue]

TRAUMA Live! in Medan (28 Juni 1998)

•17/03/2021 • Leave a Comment

Penampilan live legenda death-metal Jakarta, Trauma, ketika tampil di festival musik metal “Medan Gempar ’98” pada 23 Juni 1998, di Plaza Medan, Medan.

Selain Trauma, band lain yang tampil di acara ini adalah legenda grindcore Jakarta, Tengkorak, dan beberapa band lokal Medan seperti: Zorboothus, Subnormal, Plaster Cast, dan lain-lain.

Trauma di gig ini dibantu oleh bassist almarhum Frank Yudo (Grind Buto) dan drummer Ghebes (Sadistis / Eternal Madness / Cryptical Death).

Btw, Trauma baru saja merilis-ulang album debut mereka Extinction of Mankind (1998). Beli albumnya di SINI.

Wasted Rockers playlist (13 / 3 / 2021)

•13/03/2021 • Leave a Comment

Dr. DreThe Chronic (1992) [2020 digital reissue]

CORPORATION OF BLEEDING – Live! @ “Total Noise”, GOR Bulungan, Jakarta Selatan, 24 November 1996

•13/03/2021 • Leave a Comment

Corporation Of Bleeding atau C.O.B adalah sebuah band death-metal asal Jakarta yang berdiri sejak tahun 1994. Pada tahun 2002 band ini vakum dan baru aktif kembali pada tahun 2008.

Album penuh perdana dari C.O.B yang berjudul Blood Feast (1996) bisa dibilang merupakan rekaman brutal-death pertama di Indonesia. Dengarkan sampel albumnya di sini.

Bagaimana dengan Jasad? Bukankah Jasad merupakan salah satu pionir brutal-death di Indonesia? Iya benar, namun di mini-album perdananya, C’est La Vie (1996), Jasad masih memainkan gaya musik deathgrind. Dengarkan saja sampel EP-nya di sini.

Beberapa highlight karir dari C.O.B adalah mereka pernah ikutan di album kompilasi Metalik Klinik 3 (2000) dan A Tribute To Rotor: Sebuah Penghormatan (2002).

Berikut adalah footage penampilan live Corporation Of Bleeding di gig “Total Noise“, GOR Bulungan, Jakarta Selatan, 24 November 1996.

* Video diunggah oleh Morbid Noise.

Wasted Rockers playlist (7 / 3 / 2021)

•07/03/2021 • Leave a Comment

The Suicide MachinesRevolution Spring (2020)

JAGAJAGA – Funkot666 vol. 2 EP (2021)

•07/03/2021 • Leave a Comment

JagaJaga adalah seorang produser electronic-music asal Bali yang eksis di scene sejak tahun 2018. Funkot666 vol. 2 (2021) adalah mini-album ketiga dari JagaJaga.

Sebelumnya, JagaJaga merilis mini-album Funkot666 vol. 1 pada 2019. Tahun kemarin JagaJaga juga baru me-remix lagu “Religi Konsumsi” (2009) milik KontraSosial.

Dengarkan Funkot666 vol. 2 EP (2021) yang musiknya bernuansa gabungan funkot dengan breakcore tersebut di bawah ini.

KILLHARMONIC – Supressed Denied Controlled EP (2009) [2021 reissue]

•07/03/2021 • Leave a Comment

Killharmonic adalah salah satu band death-metal tua asal Kediri, Jawa-Timur. Berdiri sejak tahun 1997 dan sudah merilis empat buah album penuh; yang mana album pertamanya, Hatred Diminished in Dismembered Head, keluar pada tahun 2000.

Pada tahun 2009 Killharmonic merilis sebuah mini-album yang berjudul Supressed, Denied, Controlled via net-label asal kota Malang, Reload Your Stereo. Karena net-label tersebut kini sudah tidak aktif, di tahun 2021 ini Killharmonic merilis ulang Hatred Diminished in Dismembered Head EP (2009) via platform Bandcamp, dengan artwork yang sedikit di-retouch.

Di mini-album ini Killharmonic bermain di wilayah technical death-metal; berat, progresif serta melodik. Dengarkan EP-nya di bawah ini.

CRUCIAL RESPONSE – Puppets EP (2021)

•07/03/2021 • Leave a Comment

Crucial Response adalah sebuah band hardcore-punk asal kota Blitar, Jawa-Timur. Band ini sejak tahun 2017 telah merilis satu buah EP dan satu demo.

Pada tahun 2021 ini Crucial Response merilis mini-album kedua mereka yang berjudul Puppets. Musiknya agresif, padat, dan penuh amarah. Seperti gabungan dari gaya US 80s hardcore-punk ketemu UK punk ’82.

FFO: Negative Approach, Final Conflict & Septic Death. Oh iya, artwork-nya juga keren! Dengarkan mini-albumnya di bawah ini.