AK//47 – Ignorant Middle Class (video musik, 2016)

•07/02/2016 • Leave a Comment

Intens.

Kesibukan AK//47 Pasca Reunian

•06/02/2016 • Leave a Comment

Ak-47 (atau AK//47) adalah band lokal yang sudah cukup tua, berdiri di Semarang pada tahun 1999. Namun hingga kini masih saja sedikit orang yang aware akan kehebatan band grindcore ini. Ya mungkin salah satunya karena mereka tidak menyeburkan diri ke scene metal, dan tetap stay di scene DIY hardcore-punk.

Awal 2015 kemarin AK//47 kembali reunian, setelah vakum selama enam tahun (?), pasca mengeluarkan demo-album Reaggression Of Armagedon (2009) yang tak kunjung rilis resmi :P

6 Februari 2016 (ya, hari ini) AK//47 resmi merilis album Verba Volant, Scripta Manent (2016). Setelah merilis album ini mereka akan segera tur Jawa-Timur (Batu, Dampit, Surabaya dan Kediri) 12-16 Februari.

Sebelumnya, pada 2015 kemarin pasca reunian AK//47 telah melakukan tur 13 kota yang meliputi di wilayah Jawa-Tengah, Jawa-Barat & DKI Jakarta.

Cek teaser album Verba Volant, Scripta Manent (2016), teaser video musik “Ignorant Middle Class” (2016) [sebagai single untuk album Verba Volant…] dan teaser video dokumenter tur AK//47 tahun 2015 kemarin di atas.

Diskografi:
Dreams Will Always Be Our Loaded Gun (2002)
Tidak Setuju! EP (2003)
Barricades Close The Street But Open The Way (2006)
Reaggression Of Armagedon [demo-album] (2009)
Verba Volant, Scripta Manent (2016)

Coming-soon: NADAFIKSI – Teorema (2016)

•04/02/2016 • Leave a Comment

Setelah cukup lama eksis, menjajal banyak panggung dan merilis beberapa buah single lepas, akhirnya duo folk asal Bandung, Nadafiksi, akan segera merilis debut album penuh mereka. Album ini akan diberi tajuk Teorema.

Tahun 2012 lalu Nadafiksi pernah main di acara kami, dan penampilan mereka bagus. Kita nantikan saja album debut dari Nadafiksi!

Diskografi:
Various Artists – Eksperimentasi Akustika #2 (Wasted Rockers, 2012)
Marujelaba maxi-single (self-released, 2013)

Out now: MUTOMBO – Dreadfully Yours EP (2016)

•03/02/2016 • Leave a Comment

Sebenarnya kami sudah cukup jenuh akan tren “90s revival” di scene indie-rock/alternative lokal maupun internasional sejak lima tahun terakhir. Namun tak bisa dipungkiri memang muncul beberapa band bagus. Salah satu yang cukup bagus di lokal yang baru muncul mungkin adalah Mutombo.

Mutombo adalah sebuah band indie-rock muda asal Jakarta. Terbentuk pada akhir tahun 2015 kemarin. Terpengaruh oleh Yo la Tengo, GBV & Sebadoh. Nama mereka diambil dari Dikembe Mutombo, pemain NBA ternama era 90-an awal (bagi yang besar di dekade tersebut pasti tahu nama ini, salah satunya karena ia merupakan salah satu permain basket tertinggi di dunia). Jadi ingat juga kasus Pearl Jam yang dulunya bernama Mookie Blaylock (salah satu pemain NBA ternama juga di era awal 90-an).

Ya mudah-mudahan band ini bisa eksis lama. Bukan hanya ikut-ikutan tren (yang tentu kini juga sudah mulai basi). Cek lagu-lagu yang asyik dari debut EP Mutombo di atas.

Studio Lokananta Publikasi Online Rekaman-rekaman Lawasnya

•02/02/2016 • Leave a Comment

Lokananta Musik

Studio Lokananta Solo melalui salah satu divisinya, Lokananta Records, mempublikasikan secara online album rekaman-rekaman lawas yang pernah diproduksi di sana.

Hingga saat ini sudah ada 23 album rekaman lawas yang dipublikasikan secara online oleh situs baru bernama Lokananta Musik ini. Bahkan album kompilasi Asian Game 1962 di Jakarta Souvenir From Indonesia, kompilasi lagu kebangsaan Indonesia Raya (1951), dan rekaman pidato Presiden Soekarno di Konferensi Asia Afrika 1955 Bandung sudah tersedia untuk didengar!

Semoga saja lebih banyak rekaman vinyl lawas koleksi Studio Lokananta yang diarsipkan secara online. Klik ke tautan berikut untuk mengakses situsnya.

Album Pertama TENGKORAK Dirilis Ulang

•01/02/2016 • Leave a Comment

Tengkorak

Debut EP milik band Tengkorak, It’s A Proud To Vomit Him (1995) dirilis ulang! Mini-album ini merupakan artefak penting dalam sejarah underground music di Indonesia, karena merupakan rilisan grindcore pertama di Tanah Air.

EP ini direkam dalam 24-tracks di Triple M Studio, Jakarta (tempat rekaman yang sama dengan Dewa 19, GIGI, Edane kala itu). It’s A Proud To Vomit Him dirilis secara mandiri (self-released) oleh pihak band, atas nama 11 April Records dalam format kaset.

Sesi rekaman It’s A Proud To Vomit Him aslinya berisi tujuh buah lagu, namun hanya empat lagu yang dimasukkan ke dalam It’s A Proud To Vomit Him EP (1995). Sisa tiga lagu lainnya dimasukkan ke album split Tengkorak / Cerebral Turbulency (Bloodbath Records, 1998) berformat 7″ vinyl, yang kemudian menjadi penanda sebuah rilisan vinyl / piringan hitam pertama yang dirilis oleh band metal di Indonesia.

Akhir 2015 lalu, Zim-Zum Entertainment merilis ulang It’s A Proud To Vomit Him (1995) dalam rangka perayaan ke-20 EP monumental tersebut. It’s A Proud To Vomit Him versi reissue ini dirilis dalam format CD, lengkap dengan liner-notes, sejarah singkat Tengkorak, dan foto-foto klasik band (formasi awal Tengkorak) era 1993-1995.

Lalu untuk It’s A Proud To Vomit Him versi reissue ini, tiga lagu dari split EP Tengkorak / Cerebral Turbulency juga turut dimasukkan. Jadi kita akan mendengarkan secara utuh sesi rekaman EP yang menjadi tempat kelahiran musik grindcore / death-grind di Indonesia tersebut.

Selain itu pihak label juga memperlakukan istimewa rilisan krusial ini dengan me-mastering ulang album ini dengan jasa produser metal ternama. It’s A Proud To Vomit Him versi reissue ini di-mastering oleh Juan “Punchy” Gonzalez (Terrorizer, Morbid Angel, Nile) di D.O.W. Studio, Florida, AS.

Klik ke SINI untuk membeli rilisan tersebut.

Out now: HMGNC – Memories That Last a Dream Re:Mix (2016)

•31/01/2016 • Leave a Comment

HMGNC baru saja merilis remix EP dari  single “Memories That Last a Dream” (2015). EP ini bertajuk Memories That Last a Dream Re:Mix. Ada lima orang DJ yang me-remix single “Memories That Last a Dream” tersebut.

Simak lagu-lagunya di atas, beli albumnya di iTunes.

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 141 other followers