Wasted Rockers playlist (11 / 1 / 2022)

•11/01/2022 • Leave a Comment

The StimulatorsLoud Fast Rules! EP (1980) [2018 reissue]

MVRCK – Collected Extended Plays 2008​-​2020 (2021)

•11/01/2022 • Leave a Comment

Pada akhir tahun lalu Maverick (kini MVRCK) merilis album kompilasi yang berisi kumpulan materi mini-albumnya dari tahun 2008 hingga 2020.

Saya mengikuti MVRCK sejak tahun 2009 via medsos MySpace. Sesuai zaman dan usianya, MVRCK saat itu lebih banyak bereksperimentasi dengan musik-musik noise / psychedelic. Seiring bertambahnya waktu, musik MVRCK menjadi lebih terstruktur, dengan mulai merambah gaya IDM dan instrumental hip-hop.

Kalian bisa melihat evolusi songwriting / songcrafting dari MVRCK selama 12 tahun terakhir ini via Collected Extended Plays 2008​-​2020 (2021). Dengarkan kompilasinya di bawah ini.

JANGGUT NAGA – s/t EP (2018) [2022 remastered] streaming

•11/01/2022 • Leave a Comment

tracklist:

  1. Panthera Riders
  2. R.M Malah Dicubo
  3. Methal Pertiwi
  4. Kalabendhu

Diambil dari Janggut Naga EP (2018). Beli CD-nya (yang berisi bonus-tracks demos dari tahun 2007) di SINI.

Wasted Rockers playlist (30 / 12 / 2021)

•30/12/2021 • Leave a Comment

Apa jadinya jika personil Sunn O))) kolaborasi dengan personil Alice In Chains? Single ini adalah jawabannya.

The Lord & William DuvallWe Who Walk in Light (2021)

MORGUE VANGUARD x STILL – Fateh Remix Reinterpretation (2021)

•30/12/2021 • Leave a Comment

Morgue Vanguard x Still ‘Fateh Remix Reinterpretation’ CD (Grimloc Records, 2021)

Menikmati album remix itu caranya berbeda dengan album konvensional biasa, karena kita terlebih dahulu harus mendengarkan album aslinya, baru kemudian album remix-nya. Namun ada beberapa pengecualian.

Untuk beberapa album eksperimental yang di-remix atau diinterpretasi ulang tidaklah harus terlebih dahulu mendengarkan album aslinya, karena musik aslinya juga sudah loose / eksperimental. Jadi cara terbaik menikmati album remixnya adalah dengan membandingkan tiap-tiap karya remixer-nya.

Fateh Remix Reinterpretation (2021) dari Morgue Vanguard [Homicide / Bars Of Death] dan DJ Still [Dälek / Brutalist School] adalah album remix / interpretasi yang diisi oleh banyak remixer lintas genre. Album aslinya sendiri, Fateh (2014), sudah merupakan album eksperimental, maka yang harus dibandingkan tentunya hasil remix-an dari tiap-tiap musisi tamu di album ini.

Dari semua remixes / reinterpretation di album ini yang paling berkesan adalah karya dari Kuntari, TamaT, DJ Evil Cutz, dan Efek Rumah Kaca.

Ya, tentu saja album ini bagus. Mudah-mudahan dengan hadirnya album remix ini, jadi memicu rapper-rapper lokal lainnya agar berani mendobrak batasan genre, dan mau bermain di luar zona nyaman mereka.

Genre musik: Experimental Hip-hop, Industrial Hip-hop
Untuk penggemar: Dälek, Saul Williams, Ice, Homicide, Ho99o9

Wasted Rockers playlist (29 / 12 / 2021)

•29/12/2021 • Leave a Comment

Album kompilasi dokumentasi musik-musik new-wave / synthpop di Meksiko periode tahun 1980 hingga 1989, Back Up: Mexican Tecno Pop 1980​-​1989 (2021).

Various Artists – Back Up: Mexican Tecno Pop 1980​-​1989 (2021)

TRANQUILITY – s/t (2021)

•29/12/2021 • Leave a Comment

Tranquility ‘s/t’ CD (self-release, 2021)

Tranquility, proyek drum & bass dari Dina Dellyana (Homogenic) dan Lusi Mersiana (Kubik) yang berdiri pada tahun 2007. Saat itu Tranquility gaungnya memang tidaklah terlalu besar, namun grup musik ini sempat tampil di beberapa gigs indie maupun dance-music lokal pada periode akhir dekade 2000-an.

Untuk kualitas musik, grup musik besutan dua nama besar di skena Bandung dekade 90 dan 2000-an ini memang tak perlu diragukan lagi. Drum & bass cantik (dibaca: liquid drum & bass) dengan vokal bergaya indietronica (bukan soul).

Benih musik Tranquility mungkin bisa ditelusuri dari lagu-lagu upbeat Homogenic sejak album pertama mereka, Epic Symphony (2004), yang kemudian lebih banyak dieksplor oleh Homogenic di era 2010-an.

Namun bila didengarkan secara seksama, mini-album dari Tranquility ini lebih terdengar seperti kumpulan demo, karena masih terasa raw dan polesan mixing-nya belum rapih.

Mengingat status Tranquility sebagai proyek sampingan, maka akan lebih bijak jika kita melihat EP ini sebagai pengarsipan dari eksistensi Tranquility pada 13-14 tahun yang lalu.

Pertanyaannya: apakah dengan perilisan mini-album ini Tranquility akan kembali aktif?

Genre musik: Liquid Drum & Bass, Drum & Bass, Indietronica.
Untuk penggemar: lagu-lagu upbeat dari Homogenic, musisi DnB lokal.

Wasted Rockers playlist (12 / 12 / 2021)

•12/12/2021 • Leave a Comment

Pia Fraus adalah band shoegaze asal Estonia (Eropa Timur) yang berdiri sejak tahun 1998. Now You Know It Still Feels The Same (2021) adalah kompilasi rekam ulang materi-materi dari album pertama mereka, Wonder What It’s Like (2001).

Pia FrausNow You Know It Still Feels The Same (2021)

DEAFNESS – Me Deficio (2021)

•12/12/2021 • Leave a Comment

Deafness, band blackened-crust / blackgaze asal Bogor yang eksis sejak pertengahan dekade 2010-an. Setelah merilis Endless Starving EP (2016) mereka kembali dengan merilis album penuh yang berjudul Me Deficio (2021).

Materinya cakep nih. Dengarkan sample albumnya di bawah ini. Artwork-nya juga keren by the way.

CLOUDBURST – Corridor of Chaos EP (2021)

•12/12/2021 • Leave a Comment

Setelah merilis dua album penuh, satu split-album, dua demo, dan satu maxi-single, Cloudburst kini merilis EP / mini-album yang berjudul Corridor Of Chaos (2021).

Cloudburst terdengar semakin matang musiknya. Baik dari produksi rekaman maupun songwriting, terutama di guitar works-nya.

Dengarkan EP-nya yang kick-ass di bawah ini.