JOGJA NOISE BOMBING, Produktivitas Tanpa Henti

Jogja Noise Bombing

Scene (baca: bukan praktisi/eksponen) noise di Yogyakarta setahu kami sudah ada sejak tahun 2007. Namun salah satu kolektif/forum di dalamnya yang akhirnya benar-benar mengemuka (baik skala nasional maupun internasional) adalah Jogja Noise Bombing.

Kolektif yang terbentuk sejak tahun 2009/2010 ini terbentuk dari kumpulan penggiat di beberapa scene noise Kota Gudeg yang sudah ada sebelumnya.

Ketika muncul, tidak memakan waktu lama Jogja Noise Bombing langsung mengemuka di lingkup nasional serta mendapat ekspos pula dari media ternama internasional.

“Melesatnya” Jogja Noise Bombing ini dikarenakan aktivitas mereka yang rutin, masif, serta militan (sesuatu yang langka dimiliki oleh kebanyakan scene).

Contohnya baru-baru ini Jogja Noise Bombing mendapat ekspos di buku Indo Visions (2016) karya seniman asal Republik Ceko-Austria, Robert Jelinek.

Lalu Jogja Noise Bombing juga baru merilis album kompilasi sampler Berisik #2 (2016) yang berisikan 12 experimental / noise artists dari Yogyakarta, seperti: Sodadosa, Sulfur, Jurumeya, To Die, dan lain-lain.

Satu kata dari kami untuk Jogja Noise Bombing: Salut.

Tiru produktivitas dan militansi dari Jogja Noise Bombing, ketimbang banyak talk-shit tapi minus karya.

Kontak:
Twitter
Facebook
Tumblr

~ by wastedrockers on 08/07/2016.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: