17 Tahun, Angka Keramat Bagi TOxDIE

TO DIE - QR Codes

Penerapan teknologi Quick Response Code (QR Code) di scene independen lokal pertama kali dilakukan oleh Sungsang Lebam Telak di album kedua mereka Kecuali Mengenang Betismu (2007) untuk format fisik/CD-nya, kini delapan tahun kemudian hal serupa juga diterapkan oleh salah satu nama penting di scene noisecore lokal, yakni To Die.

Trio noisecore / experimental-rock / hardcore-punk asal Yogyakarta ini dalam rangka merayakan ulang tahun ke-17 mereka (To Die pertama kali berdiri pada tahun 1998) merilis single baru dalam format kartu-pos yang berisi QR-Codes.

Single baru To Die yang ada di QR-Codes tersebut pun juga berdurasi 17 menit. Lalu, juga ada 17 seniman yang karyanya dipartisipasikan dalam kartu pos bergambar tersebut (pas, sesuai konsepnya).

Kemudian setiap desain kartu pos tersebut hanya akan dicetak sebanyak 17 buah per desain dan dijual seharga Rp17.000 per lembar, lengkap dengan perangko yang akan dikirimkan ke setiap pemesan layaknya sebuah kartu pos. Rilisan ini akan resmi dilepas ke pasaran pada tanggal 17 Desember 2015. (yup, itu hari ini).

Ke-17 seniman yang berpartisipasi di proyek ini adalah adalah:
01. M Ikbal Arifin Suradi (Bandung)
02. Jali “Trollyart” (Samarinda)
03. Krisna Widhiatama (Yogyakarta)
04. Istanara Julias (Samarinda)
05. Kaktuz “Simbah” (Yogyakarta)
06. Nan Guazi (China)
07. Yogi Obluda (Yogyakarta/Jakarta)
08. Jojo “Astrojoo” (Samarinda)
09. Barathadanu (Bandung)
10. Budi “Bubee” Wibowo (Solo)
11. Ikbal Tawaqal (Bandung)
12. Pepeng “Kucing Liar” (Yogyakarta)
13. Nurify Basuki “Pipit” (Yogyakarta)
14. Triaji Permadi (Malang)
15. Wednes Mandra (Yogyakarta)
16. R. Yudha Saputra (Yogyakarta)
17. King Of Coma (Jerman)

To Die adalah band DIY lokal yang cukup militan. Mereka telah melakukan tur seputaran: Jawa, Bali, Kalimantan, Singapura, Malaysia dan Jepang. Jumlah diskografi mereka pun sudah ada sebanyak 170 buah (lagi-lagi, sesuai dengan konsep) yang berformat: kaset, CD, vinyl, CDR, lathe-cut, MCD, digital, disket, dll).

To Die

~ by wastedrockers on 17/12/2015.

One Response to “17 Tahun, Angka Keramat Bagi TOxDIE”

  1. FYI, Triaji Permadi sekarang domisilinya di Jakarta bos Dede, & vokalisnya Obsesif Kompulsif sejak 2012 (sejak alfred keluar) & vokalin Flare Up juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: