Lima Album Terbaik Pillihan: JODI (Nanaba Records)

Yes! Inilah rubrik baru dari Wasted Rockers, 5 Best Album (our guest choice). Rencananya bakal bulanan diterbitkannya.

Lima album terbaik sepanjang masa, atau lima album yang sangat mempengaruhi kehidupan para penulis tamu di sini. Entah itu bisa: musisi, seniman, pemilik label rekaman, promotor gig, pengamat musik, jurnalis musik, sound-engineer, dan lain-lain.

Untuk edisi pertama ini, kami mengundang Jodi Setiawan dari label rekaman Nanaba Records, yang juga personil dari band-band indie-pop, Peonies serta Jodi In The Morning Glory Parade.

Mau tahu lima album musik yang paling mempengaruhi Jodi? Simak saja tulisannya di bawah ini:

======================================================================================================================

NAIF – Jangan Terlalu Naif (Bulletin Musik / PT. Indo Semar Sakti, 2000)

Album kedua dari lima pemuda asal Jakarta (saat itu Naif masih berlima). Bukan “Posesif” yang membuat saya sangat menyukai album ini, namun lagu-lagu seperti “Kencan Pertama”, “Selalu”, “Jual Pesona”, dan bahkan track instrumental (“Naif”) yang ditempatkan di akhir album tersebut. Betapa sangat amatlah jarang menyaksikan Naif membawakan lagu-lagu tersebut secara live. Dengar-dengar beberapa waktu lalu mereka membawakan lagu “Kencan Pertama”, namun saya melewatkan momen tersebut.

THE BEATLES – Please Please Me (Parlophone, 1963)

Album perdana dari quartet legendaris asal Liverpool, The Beatles. Album yang membuat nama mereka melambung tinggi, dan bukan diisi oleh lagu-lagu yang rumit, dan sangatlah mudah untuk menyukai album ini. Track kesukaan adalah: “Do You Want to Know a Secret”, “Misery” & “Anna”.

CLAP YOUR HANDS SAY YEAH – s/t (Wichita, 2005)

Pertama kali menemukan album ini adalah di sebuah toko CD terkemuka di Jakarta Selatan. Tertarik dengan cover-nya yang berwarna kuning dengan ilustrasi menarik. Suara vokal dari Alec Ounsworth pun sangat khas. Track penting bagi saya: “Over and Over Again [Lost and Found]” dan “The Skin of My Yellow Country Teeth”!

BELLE AND SEBASTIAN – Dear Catastrophe Waitress (Rough Trade, 2003)

Dibuka dengan sangat manis oleh lagu “Step Into My Office, Baby”, sebuah karya yang indah dari Belle And Sebastian. Hampir seluruh lagunya masuk playlist abadi saya.

ACID HOUSE KINGS – Music Sounds Better With You (Labrador, 2011)

Jagoan Swedish-pop versi saya adalah Acid House Kings, dan album mereka yang saya sangat suka adalah album terakhirnya, yang cukup lama jaraknya dari album mereka sebelumnya. Hampir seluruh lagu mereka bernada ceria, vokal bersautan dan lirik yang sangat mudah dicerna. Apa lagi yang kurang, jika sebuah album bisa kita dengarkan kapan pun dan dalam kondisi apapun.

~ by wastedrockers on 02/07/2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: