Various Artists – Kompilasi Sepi (2014)

Various Artists ‘Kompilasi Sepi’ 2xCD (Barongsai Records, 2014)

Album kompilasi lokal yang merangkum berbagai proyek solo dari para vokalis band, mungkin masih jarang sekali (atau malah belum ada?), nah scene di kota Malang sudah memulainya.

Kompilasi Sepi adalah sebuah kompilasi yang merangkum vokalis-vokalis dari berbagai band indie / alternative di kota Malang. Tiap-tiap personil band yang berpartisipasi di album ini menyumbang karya solo mereka. Lalu tema dari album ini selain materi solo, juga akustik.

“Sepi di sini adalah sendiri, menekankan pada atmosfir sunyi, baik secara optimis maupun pesimis,” terang pihak Barongsai Records, selaku label yang merilis album ini. Selain Barongsai, EO Malang SubPop juga merupakan pihak yang turut membidani album yang dirilis pada event Records Store Day 2014 ini.

Well, secara konsep album ini memang patut diacungi jempol. Untuk pengisinya pun adalah nama-nama yang cukup familiar di scene kota Malang.

Album Kompilasi Sepi berisi 16 lagu dari 16 solois yang dipecah menjadi dua CD; satu berisi musik-musik akustik ‘normal’, sementara CD 2 untuk musik-musik akustik yang memiliki tendensi ‘eksperimental’.

Oke, favorit-favorit kami dari CD1: “Tertawa Terluka” dari Oneding, “What Is Left” dari Dandy Gilang (vokalis Write The Future. Sebuah lagu indiemocoustic yang manis!), “If Only These Walls Could Talk” dari Christabel Annora (solois piano-rock ala Regina Spektor. Jawaban Malang untuk Frau di Jogja?) dan “Pejamkan, Rasakan” dari Nico Lourdy dan “Salam dari Duka” dari Farewell Atlantis.

Sementara favorit kami di CD2 adalah: “Release, release” dari Bambang Iswanto (from The Morning After’s fame), “Season In The Abyss” dari Robertus Donny Hendrawan (vokalis Freshwater Fish / Ajer), “Merah Darah” dari Andin (folk / ethnic yang menghantui!), “Tiada Lagi Mimpi Buruk” dari Bill Walesa (ambient / drone ala The Orbs dengan nuansa ethnic), “Untuk Semua yang Terjadi” dari Ruang Luka (dreampop yang sangat getir) dan “Malang yang Malang” dari Iksan Skuter.

Dengan konsep bagus dan materi pengisi yang bagus seharusnya sudah komplit album ini, namun sayangnya pengemasan Kompilasi Sepi tidak dieksekusi dengan baik. Sehingga sedikit mengurangi kami dalam menikmati album ini.

Tapi di luar hal itu, konsep album Kompilasi Sepi yang ditawarkan oleh kawan-kawan scene kota Malang ini cukup segar.

Kalau kalian sedang mencari album kompilasi musik akustik lokal yang bagus, maka Kompilasi Sepi bisa dijadikan opsi pertama. Cocok didengarkan di kala musim penghujan seperti saat ini.

Genre musik: Acoustic, Sadcore, Folk, Lo-Fi, Indie, Experimental
Untuk penggemar: Kontemplasi di kamar untuk bermain gitar atau mendengar musik

~ by wastedrockers on 13/11/2014.

One Response to “Various Artists – Kompilasi Sepi (2014)”

  1. […] Tahun 2014 lalu kami pernah mengulas singkat Christabel, melalui ulasan album kompilasi definitif scene indie kota Malang saat ini, yang berisi artis-artis indie powerhouse Kota Apel tersebut, yakni Kompilasi Sepi (2014). […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: