Teater Agora #7: Orkes Menuju Bulan

Teater Agora 7

* click image to enlarge

“Orkes Menuju Bulan” adalah kisah yang menggabungkan bentuk pertunjukkan komedi, tragedi, realis, dan surealis dengan setting yang menampilan konteks budaya Indonesia pertengahan 90an. Pementasan ini juga bersifat kolosal, dengan menghadirkan banyak pemain di atas panggung demi memberikan kesan serealis mungkin. Sisi absurditas turut membumbui pementasan ini, karena banyak imajinasi tinggi yang rasanya tidak biasa digambarkan oleh masyarakat pada umumnya.

Para pemain yang terlibat merupakan pemain dari Teater Agora yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai jurusan di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan dibantu oleh Teater Paradoks, komunitas teater dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Pemusik yang terlibat juga tak kalah hebat, para personil dari Orkes Hamba Allah, orkes mahasiswa yang namanya sudah tidak asing lagi dan ditambah oleh personil dari band The Bobrocks yang siap memberikan scoring-scoring di tiap adegan dengan nada-nada musik dangdut yang miris, tapi manis.

Teater Agora:
Nama Agora berasal dari bahasa Yunani αγορά (baca: agorá) yang memiliki arti pasar. Teater Agora lahir dari sebuah hasil diskusi beberapa mahasiswa FIlsafat yang memiliki kecintaan terhadap dunia teater yang mendambakkan sebuah wadah untuk belajar, berkesenian dan berorganisasi.

Melalui pementasannya,Teater Agora sering kali mengangkat tema-tema filosofis dengan pendekatan populer dengan tujuan memberikan perspektif baru tentang sebuah konsep dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada pementasan debutnya, Balada Sakit Jiwa (2012), di Auditorium Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Rocky Gerung hadir untuk memberikan opening speech. Pada pementasan keduanya, Malum (2012), di UI Art War, Teater Agora – dibantu oleh kontributor lainnya – berhasil meraih juara ke-2 serta penghargaan presentasi terbaik.

Saat ini, Teater Agora sudah beranggotakan sekitar tiga puluh orang dari beragam latar pendidikan dan budaya. Pada bulan Mei 2013 Teater Agora mementaskan “Waktunya Lelaki” sebagai pementasannya yang ke 6.

~ by wastedrockers on 13/05/2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: