Kapten Adit Bujbunen AlBuse vs Jenderal Troj – Prahara Berdarah di Prapatan Jengkol (2012)

” Ketertimpangan adem ayem dogmatis perspektip inagurasi ditengah keterasingan laga-laga minor menari bebas diatas legitimasi minyak jelantah tukang gorengan sehingga beradab berbarengan simpang siur meletup keras diantara penjelajahan konsumtif para alien di planet antah berantah menyelinap ketersingkapan rok batik nini-nini penjual surabi yang entah jlimet menimang kesenjangan nilai sosialita era informasi deras berguling mendera rasa simpatik chaos tetapi disertai batuk berdahak kapitalisme letoy dikikis tangan gurita kecil berhimpitan jelas akan ketiadaan esensi kehidupan… ” – Mufti Amenk Priyanka (seniman grafis & musisi)

Pengantar:
Sebenarnya cerpenisasi musik ini adalah bentuk interpretasi pribadi saya dari karya audio menjadi karya barisan kata-kata. Sebagai perkembangan eksplorasi dari sebuah karya audio kolaborasi saya dengan Mantroj, musisi eksperimental elektronik dari Singapore. Mantroj adalah salah satu seniman jenius yang saya kagumi dari beberapa musisi-musisi eksperimental mancanegara keren lainnya. Khususnya yang berasal dari negara-negara tetangga macam Singapore dan Malaysia.

Jadi ceritanya, saat itu setelah menerima kiriman karya audio saya yang sudah ‘diacak-acak’ olehnya hasilnya seperti yang diduga, sangat mengagumkan! Saat mendengarnya imajinasi yang ada di kepala saya langsung liar berjalan. Sebuah visualisasi adegan pun tercipta. Saya langsung mengambil selembar kertas lusuh dan pensil mekanik untuk segera menuangkan gambar yang ada di kepala. Detil demi detil saya coba bangun dalam sebuah sketsa. Yang akhirnya berujung pada kesimpulan akhir, karya ini bisa diejawantahkan lagi ke bentuk yang lebih bertutur. Bertutur lugas tentunya dengan menggunakan alur cerita beserta penokohan karakter di dalamnya.

Sempat bingung saat ingin memilih wujud karya bertutur yang ingin dipakai. Antara komik dan cerita pendek. Akhirnya lagi-lagi karena kendala waktu dan teknis pengerjaan, saya memilih cerpen sebagai wujud bertutur yang digunakan. Dan adegan yang sudah saya tuangkan dalam sketsa akan duduk di kursi artwork sampul. Artwork yang berfungsi sebagai pemancing imajinasi awal sebelum masuk ke dalam cerpen dan tentu saja si karya induk, karya audio kolaborasi saya bersama Mantroj.

Selain sebagai bentuk eksplorasi karya yang jelas cerpenisasi musik ini juga saya buat sebagai bentuk tribute untuk skena noise music dan experimental music yang selama ini saya sukai.

Semoga asoi!

.adit

Namun belum juga mobil dinas yang berisi Pak Wi, Awi dan beberapa bapak-bapak di dalamnya keluar dari pintu gerbang kelurahan kehebohan terjadi lagi. Kali ini berasal dari luar. Dari kejauhan terdengar sayup-sayup jeritan demi jeritan. Sayup sayup yang berasal dari arah di mana Pak Wi berlari.

 Prapatan Jengkol!

 Lima Belas Menit Mencekam dalam Buaian Teror Pasukan Luar Bumi dan Tindak-Tanduk Pemuda Kantor Kelurahan.

 Pernahkah terbayang, di suatu hari yang cerah, dirimu begitu ceria melangkahkan kaki bersepatu roda menuju kantor kelurahan untuk mengurus e-KTP?  Atau.. mungkin nongkrong dan ngeceng dengan kostum kamen-rider terbaik, sekedar untuk mencicipi kue cucur Bu Jali di depan sebuah sekolah madrasah?  Ah atau hanya ingin sekedar mampir ke kios pulsa elektrik Bang Dayat untuk mengisi pulsa limaribu perak saja sebagai alih-alih untuk mengagumi paras si neng Icih penjaga kiosnya? Umm atau juga hanya untuk mengagumi langit dari dalam sebuah pos kamling dengan gitar kopong fals dan sebuah lagu dilema tersenandung tak lengkap dari Cherrybelle misal?

 Dan tetiba di hari itu pula sebuah kejadian mahaheibat sontak terjadi. 

 Kue cucur yang kamu nikmati meleleh karena gelombang misterius yang tak kasat mata. Kamu pun menemukan dirimu jua tiada berbeda! Kios pulsa elektrik mendadak menjadi abu. Senyum si eneng cantik pun terbawa bersama serpihan abu tubuhnya. Pos kamling pun tak ubahnya, rata dengan tanah! Sisa lagu nan dilematis dari Cherrybelle pun tergantikan oleh kesunyian yang mengerikan. Dan warga kampung ini yang beberapa di antaranya biasanya pernah kamu hutangi untuk sekedar beli gorengan cireng pun hanya tersisa sebagai wujud genangan darah di mana-mana.

 Sebuah hura-hura berdarah berbau apokaliptik sepertinya sedang terjadi. Sebuah Prahara Berdarah!

PRAHARA BERDARAH DI PRAPATAN JENGKOL, adalah sebuah rilisan – yang dengan asalnya saya tasbihkan sebagai – cerpenisasi musik. Terinspirasi dari produk-produk sastra kw macam: stensilan, komik-komik KW jadul, gambaran, novel-novel murahan, dan sebagainya sayapun dengan serta merta dengan nekatnya bermain-main lagi dengan mencoba menginterpretasikan sebuah karya suara ke dalam karya bertutur.

Durasi kurang lebih lima belas menit dari track hasil kolaborasi musikal saya dengan Troj sebenarnya sudah bisa bercuap-cuap sendiri tentang ’terror-feel’ yang ditimbulkannya. Namun saya begitu gemas dengan ’terror-feel’ yang berkecamuk di kepala saya sendiri. Hingga kegemasan tersebut pun akhirnya terejawantah dalam bentuk barisan teks yang bertutur.

Walhasil dua wujud bertutur dalam medium berbeda ini pun terkemas dalam satu paket. Keduanya bernaung dalam satu konsep tuturan yang akhirnya dipersilakan sendiri kepada penikmat untuk menikmatinya dengan caranya masing-masing. Terdengar seperti kurang bertanggung jawab. Tapi, apalah arti menunggu. Jika kamu tak cinta lagi.

Semoga cihui cingcangkeling bergeboi.

.adit

Judul: Prahara Berdarah Di Prapatan Jengkol
Artis Musikal: Adit Bujbunen Al Buse & Troj
Penulis Cerpen: Aditya Saputra
Format: .pdf E-book & .mp3 track
Genre: Fantasy/Horror/Dark Ambient/Apocalyptic Bossas/Cireng Kemaren/ Senam Ibu-Ibu Kelurahan/ Dubstep Forkabi/ Sevel Koplo/ Kasih Sayang Depressive Black Metal/ Beli Bubur Kacang/ Experimental.
Waktu Rilis: Jumat 23 Maret 2012
Produksi: Sinapang Masin Records 2012
Label: Stone Age Records
www.stoneagerecords.co.cc

Download

About these ads

~ by wastedrockers on 24/03/2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 75 other followers

%d bloggers like this: