WASTED ROCKERS MONTHLY MIXTAPE 1: kero copy’s mxxxtpe.

Seperti sebagian dari Anda yang suka dengan sound-sound khas Eropa lalu mengumpulkan banyak album dari band-band Eropa pilihan Anda, atau sound-sound lo-fi Jamaika yang sulit didapat di mana-mana, lalu mengumpulkan rilisan-rilisan Studio One et cetera. Bukan perkara sound saja. Namun ada “fanatisme” tersendiri (which is in a good way) saat kita banyak bertemu dengan teman yang suka dengan musik Jepang.

Di Indonesia, Japanese-oriented music scene selalu berkutat dengan band-band visual-kei atau Laruku atau Dir En Grey. Di luar band-band seperti itu dianggap “bukan Jepang”. Tidak percaya? Datang ke pesta-pesta kebudayaan Jepang di kotamu, lalu lihatlah berapa band yang dandan habis-habisan untuk bergaya ala Gazette lalu membawakan musik rock warisan X Japan dalam energi yang menggebu-gebu (apalagi masih berkutat dengan cover song yang sulit berkembang nantinya). Jawabannya: sangat banyak. Hal yang anehnya lagi, band-band atau para artis Jepang yang sebetulnya membawa style Jepang yang sangat kuat justru banyak tidak dikenal di scenester-nya. Artis-artis shibuya-kei yang secara musikal dekat dengan indie pop khas Eropa justru malah dikenal di wilayah indie pop scene di sini. Band-band math goblok seperti Korekyojin atau legenda free-improv Fushitsusha malah dikenal di avant-garde scene. Post-rockers jenius seperti Mono dan toe menjadi playlist wajib penggila ambient rock di negeri ini.

Kami jadi bergidik karena melihat betapa sempitnya (maaf, ini hanya hipotesis general karena bertahun-tahun saya telah melihat sendiri fenomena ini, hipotesis ini mendekat ke fakta loh!) orientasi mereka yang mengaku-ngaku pendengar fanatik musik Jepang namun masih berkutat di band yang begitu-begitu saja (cowok-cowok dandan cantik lalu meneriakkan musik rock, you know it for real). Dibutuhkan sebuah pencerahan yang bermakna untuk J-scene di Indonesia.

Bukan maksud Wasted Rockers mengundang kero copy a.k.a Luhur untuk mengutusnya memberikan pencerahan di wilayah itu. Kero hanya meletakkan lagu-lagu favoritnya yang kebetulan seluruh track-nya berasal dari Jepang. Kami mengenal kero copy sebagai salah satu apresiator musik Jepang yang intens dan obyektif. Seluruh band Jepang yang masuk kategori underrated merupakan makanan dia sehari-hari. Kalau Anda mengira dia menutup telinga terhadap Japanese yang mainstream, Anda jelas salah. Di katalognya artis-artis yang namanya sudah sangat besar seperti Olivia Lufkin, Kaela Kimura dan Tokyo Jihen menjadi favoritnya.

Di Wasted Rockers Monthly Mixtape pertama ini, kero copy seperti membuktikan bahwa Jepang kaya dengan artis-artis outstanding namun tidak banyak dikenal (terkadang di negerinya sendiri!). Tak melulu musik rock powerful khas Laruku atau balada cengeng dari X Japan atau cewek-cewek kartun yang bernyanyi dengan suara anak-anak untuk soundtrack anime. Melainkan beri sedikit ruang di telinga Anda untuk progressive pop meets post punk meets new wave act bernama HOSOME (harus ditulis dengan huruf besar semua, begitu tradisi band-band sana, mempertahakan cara penulisan band), kuruucrew yang beraroma No Wave, PANICSMILE dengan rock matematikanya, Eiko Ishibashi + Yoshida Tatsuya lewat medley musik-musik klasiknya namun dengan kemasan rock progresif ala tahun 70-an (ingat Genesis era awal?), Mari Fukuhara yang turut membangun kenangan balada piano indah dari Ryuichi Sakamoto, ROVO dengan sentuhan cantik antara post rock dan sound kosmik di bawah pengaruh LSD, ZAZEN BOYS bagai versi modern dari Yellow Magic Orchestra, uhnellys yang berdiri di antara acid jazz-hip-hop-James Chance, lalu ada juga Tatsuya Yoshida & Satoko Fuji membawakan track free jazz ciamik, dan jazz sinting dari NATSUMEN. Tenang, sepuluh track melilit telinga ini dinetralisasi dengan dua lagu dari Perfume, trio cute asuhan produser neo-shibuya kei, Yasutaka Nakata.

Bersiap untuk mengalami petualangan musikal dari negeri ultra cool, Jepang sambil ingin tahu seberapa gila mereka membuat musik? Download mixtape berjudul mxxxtpe. ini!

Various Artists – mxxxtpe.

Profil mixtaper: kero copy adalah nickname dari Luhur. Lelaki asal Semarang ini konsisten menggunakan nama itu di berbagai forum dan layanan networking di internet. Dia orang kedua yang kami temui masih tidak menggunakan Facebook, setelah Dede (Wasted Rockers). Orang ini tergolong music geek yang sangat apresiatif.. Musik temuannya di dunia maya sudah pasti masuk ke kategori well-recommended. Tukang download? Ada baiknya Anda masuk ke kamarnya dan melihat koleksi CD-CD original-nya. Sebagian malah diorder langsung melalui teman yang tinggal di Jepang.

Dalam kehidupannya, kero copy cuma sedikit mengalami “pekerjaan” sebagai musisi. Dulu sekali saat dia berada di sebuah band noise rock. Telinganya seliberal duo editor Wasted Rockers dan tidak mau memiliki guilty pleasure. Dia mendengar seluruh musik dari Pee Wee Gaskins sampai Boris, dari Merzbow sampai Monday Math Class.

Sekarang dia sibuk bekerja sebagai desainer dan ilustrator berbakat untuk sebuah harian nasional, pembawa gosip-gosip underground dari Semarang, dan selalu memberikan kami pasokan musik-musik terbaik yang selalu lolos sensor berkategori rekomendasi di telinga kami. Karya desainnya dipublikasikan pada sampul EP Early Express dari Lipstik Lipsing. Dia juga aktif sebagai member paling produktif memberikan informasi musik Jepang di forum Kaskus. – Gem

Attention: This mixtape is only for promotional and education purposes. We do not upload full tracks of your album. If you like to take your track/song down from this website, kindly inform us by e-mail: wastedrockers@yahoo.co.uk or gembiraputraagam@gmail.com. We’ll remove your track immediately right after your message been read by our editors.

About these ads

~ by wastedrockers on 14/03/2010.

14 Responses to “WASTED ROCKERS MONTHLY MIXTAPE 1: kero copy’s mxxxtpe.”

  1. uhui! kero_copy ngeluarin mixtape!

  2. Widiw! Bahaya ini. Dulu dengerin Pizzicato Five aja kaget *norak*
    Setelah ini musik asal Afrika yg lagi nge-hip itu dong Gem :p

  3. gw tau tuh, vampire weekend kan?! haha! anak medan mo ikutan ga nih?

  4. wahhh. gagal pertamax gannn … :(

    errr … tolong komen dong gan yg udh donlod. gimana? baik muda-mudi yg berasal dari kultur avant-garde/jazz taat. pecinta anime dan budaya jepang yg selalu rajin hadir di ci-walk klo ada event jejepangan. ato para pengumpul j-a-v/photobook gadis2 jepang yg sudah ber-tera-tera di hdd …

    mungkin prakata dari sodara gem agak menyudutkan keterbukaan anak2 di scene jepang lokal yg masih terbatas itu2 aja. ato sebalik-ny? mungkin ada bbrp temen2 yg biasa dengerin u.s. indie-rock ato britpop menyamaratakan klo musik jepang ya kayak laruku ato utada aja … … ya gpp. itu masalah selera pribadi :) … …

    makasih yg udh donlod … semoga berkenan …

  5. lagi donlot gan :D wah ada sekilas ttg profil kang kero nih haha :siul: abis ini islandia kayanya ya hihi

  6. @ Luhur: “Newsummerboy” dari NATSUMEN keren abis! Palagi “Wonder2″ dari Perfume, cute abis lagunya!

    @ ecqkch: Islandia mah ud sering diekspos scene musiknya. Mungkin abis ini kita ke scene musik Afrika! ;)

    - Dede

  7. mixtape pertama wasted rocker dari kero copy nih
    wah enggak enak jadinya
    saya dulu dianterin cd lipstik lipsing ke rumah ama mas luhur,dulu cd pesen di kaskus
    id paku sembilan

  8. luhur: thanks for your contribution brother. damn! gw lupa angle itu, bahwa banyak orang di luar scene jejepangan yang nganggap musik jepang cuma laruku, dir en grey, dan vis-kei doang. terima kasih pencerahannya.

    eka: wah, isi blogmu keren loh. buku-bukunya canggih banget. thanks for sharing ya!

    dede: yang ke-afrika-an, tapi BUKAN vampire weekend loh! hahaha! tapi yang stand out kaya konono no. 1 harus masuk di list!

    amet: wah amet ama luhur sempet COD-an ya? hehe.

  9. Hayu gem, hajar musik afrika dong hihi. Mau tau rekomen dari WR nih. Pokoknya harus se-cepat Samuel Eto’o dan Seganas Didier Drogba ya! Hahah

    Medan bikin juga ah Mixtape kecil-kecilan, cuma udah kadung keder sama WR, jadi uploadnya di blog kami saja hehe

  10. widih, lagu-lagunya lejat juga nih, mantab.
    tengks banget udah di sher.
    badewei, gue setuju ama koment pembuka nyang diatas tuh !!
    (walaupun gue sendiri ngga tau apa-apa >_<)
    ditunggu yang lainya nih dari bang kero.
    well, keep workin'!!

  11. berangkat dari swedish/twee pop (yang tentunya dari siesta dll) macem belle and sebastian, sambassadeur, the postmarks (US) sampae akhirnya saya terjerembab ke thread asuhan abang kero copy beberapa jam lalu. bener2 membuka mata deh! saya yang biasanya paling2 masukin Lamp, humming urban, ymck sebagai band dari jepang sekarang lagi dalam tahap menembus donlot 1 giga. super! hontou ni arigatou bang kero copy dan wastedrockers!

  12. boleh nyumbang mixtape seperti om luhur tidak? kebetulan saya penggemar berat underrated japan dan tentuna=ya om kero copy :D

  13. pak saya minta nomernya mas luhur,kali aja saya kesini gak punya tempat peraduan

  14. Cek imel Fan. Nomornya saya oper ke sana gan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 75 other followers

%d bloggers like this: