DEAD VERTICAL ‘Infecting The World’ release-party @ Stardust café, Thamrin, Jakarta [16/10/2008]
Sudah seyogyanya sebuah band yang merilis album turut menggarap launching show-nya sebagai langkah promosi. Begitupun hal serupa yang dilakukan trio grinders asal Jakarta Timur, Dead Vertical (DV). Band yang lagi banyak mendapat perhatian ini dengan gencarnya mempromosikan album terbaru Infecting the World yang dirilis Rottrevore Records. Rumornya, album DV ini disebut-sebut sebagai salah satu rekaman terbaik & terlaris dari label death metal terbesar Indonesia itu.
Kami datang ke lokasi sekitar jam 7 malam dan telah tertinggal performance dua band, yaitu Silverstone dan Burning Flame. Saat memasuki venue, grup stoner-grind Rajasinga sedang beringas-beringasnya di arena panggung. Band yang satu-satunya hadir dari luar Jakarta (tepatnya Bandung -red) kini tampil berformat kwartet bersama vokalis baru. Sekedar tambahan, mulai 23-30 November 2008, Rajasinga akan menggelar tur se-Jawa-Bali yang ditemani band punk rock ala Misfits dari Jakarta, yakni Kelelawar Malam. Selesai Rajasinga, performance band terus dilanjutkan oleh End Of Age, Absolute Defiance, Death Valley, Sarcastic, Hard To Kill, Final Attack, Dead Squad, hingga Straight Out.
Malam semakin larut, ruang Stardust pun makin terasa padat dengan berdatangan pengunjung ke acara ini. Mendekati jam 12 malam, sampailah pada esensi acara, yaitu live-show Dead Vertical. Band yang digawangi Boy Bleh (vokal & gitar), Bony (bass & beking vokal), dan Arya Blood (dram) menggempur seluruh materinya (sekitar 20 lagu) dari album Infecting the World, seperti: “Washing the Red”, “Global Warning”, “No Suicide”, “Black Storm”, “Religion Against Religion”, “Elit”, “Bleh”, “Buta”, dll, lengkap dengan intro & outro-nya. Musikalitas DV yang banyak terpengaruh Nasum mixed Napalm Death ini juga menyemburkan tema-tema sosio-politikal dan humanisme. Hanya saja wacana yang diangkat DV masih terlalu standar, bila tidak ingin disebut biasa saja. Seandainya pembahasan topiknya lebih kritis (atau bermateri eksplisit), tentu band yang pernah menjadi opening-act konser Napalm Death di Jakarta akhir 2007 ini bakal mendapat nilai plus lagi. Selama 50 menitan live DV berlangsung, pertunjukan ditutup lewat tembang “My Suffering”.
Meski acara berjalan lancar, namun atmosfirnya terkesan datar saja. Dan biasanya, launching sebuah album tentu didukung oleh label rekaman. Ironisnya, pada launching DV kali ini, logo Rottrevore Records sama sekali tidak tertera pada pamflet show. Malahan acara ini disponsori tunggal oleh salah satu korporasi rokok terkenal. Yang lebih janggalnya lagi, saat Japra (vokalis Siksa Kubur, salah satu artis Rottrevore juga -red) menjadi guest-vocal pada lagu “Polemik”, beliau melontarkan ucapan yang agak sinikal pada pemilik label tersebut. Sepertinya problem intern nih, hihihi… By the way, sukses buat DV atas album serta launching show-nya. Grind on!!!… – Hardy
Photos by: Hardy







emang sih atmosfir acara ini cenderung biasa aja, dan yg dtg juga gak rame2 amat [tp gilee orang metal tua semua coy], padahal kan katanya the hottest band in the town. karna waktu itu ujan kali ya.
overall, acaranya yah biasa aja sih. band2 openingnya yaaa gitu deh. tp sempet bengong mampus pas liat deadsquad maen. anjiingg. terhipnotis deh, sumpah gw serius, lu pada harus cari rilisan band ini dan tonton live nya! drumernya sakit jiwa maennya, gitarisnya dua2nya gila [stevi sama coky gituhh], basisnya edann [bony ex-vessel gituhh] stylenya asik bgt dan vokalisnya juga metal abis, nyembah deh gw. dan anjingnya, lagu2nya itu loh, anjing teknikal as hell lah, band ini gak cuma layak didengerin tp juga ditonton!
tp highlight nya tetep dv sih menurut gw. herraann tiap ngeliat mereka maen bisa total gitu yak. maksud gw, mereka maenin musik yg ngebut ampun2an gitu tapi gak meleset! secara musikalitas akurasi dan presisinya juara deh. dan untuk band yg maen bertiga doang: ngeri band ini. vokalnya serem, riff gitarnya catchy, basisnya ganteng dan drumernya grinding muluuuu as hell.
seneng sih, lagu2 favorit gw kayak deadly mouth, black storm [keliatan Revan/Rajasinga semangat banget ikut headbang pas lagu ini nih] sama washing the red [hc/punk mannn] dibawain.
palingan pas sebelum dv maen gw liat Ricky Seringai tergopoh2 gitu abis beli tiket mo masuk ke venue dan pas ketemu drumernya dv langsung nanya “eh, lo belom maen kan?”.
hmmmm, kirain dj winky jg bakal dateng
ah sial pas acara ini berlangsung Nervous Breakdown lagi manggung di jogjakarta. alhasil cm bisa sms-an deh sama si arya